5 Nilai dasar dalam Islam yang perlu diketahui


5 Nilai dasar dalam Islam yang perlu diketahui

 

Islam adalah agama yang kompleks dan mencakup berbagai aspek kehidupan, termasuk keyakinan, ibadah, moral, dan hukum. Namun, ada beberapa nilai dasar dalam Islam yang dianggap penting untuk dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah lima nilai dasar dalam Islam yang perlu diketahui:

Jika Anda ingin memperdalam wawasan dan pengetahuan Anda, maka pastikan untuk membaca artikel sebelumnya tentang Perang Uhud yang berkaitan dengan topik ini. Informasi yang terkandung dalam artikel tersebut akan memberikan pandangan yang lebih luas dan membantu Anda untuk memahami lebih dalam tentang subjek ini.

1. Tauhid

Tauhid adalah prinsip dasar dalam agama Islam yang menekankan pada keyakinan akan Tuhan yang satu. Tauhid berarti menyatakan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan menyembah Allah saja. Prinsip ini menjadi dasar dari seluruh ajaran Islam dan merupakan fondasi dari seluruh ibadah dan perbuatan dalam agama.

Secara umum, tauhid dibagi menjadi tiga bagian yaitu tauhid ar-Rububiyyah, tauhid al-Uluhiyyah, dan tauhid al-Asma wa sifat.

Tauhid ar-Rububiyyah adalah keyakinan bahwa Allah adalah Pencipta, Pemelihara, dan Pemilik segala sesuatu yang ada di dunia. Ini mencakup keyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang menciptakan, memelihara, dan mengatur segala sesuatu yang ada di dunia.

Tauhid al-Uluhiyyah adalah keyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang patut disembah. Ini mencakup keyakinan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah yang patut disembah dan dilakukan ibadah.

Tauhid al-Asma wa sifat adalah keyakinan bahwa Allah memiliki sifat-sifat yang unik dan tidak boleh dibandingkan dengan sifat-sifat makhluk ciptaan-Nya. Ini mencakup keyakinan bahwa Allah tidak memiliki anak, tidak memiliki pasangan, tidak memiliki bentuk atau rupa, dan tidak memiliki persamaan dengan makhluk-Nya.

Secara keseluruhan, prinsip tauhid adalah dasar dari seluruh ajaran Islam yang menekankan pada keyakinan akan Tuhan yang satu yang tidak terbagi dan tidak memiliki anak atau pasangan, yang menciptakan, memelihara, dan mengatur segala sesuatu yang ada di dunia, yang patut disembah dan dilakukan ibadah, memiliki sifat-sifat yang unik dan tidak boleh dibandingkan dengan sifat-sifat makhluk ciptaan-Nya. Umat Muslim diharapkan untuk menjadi pribadi yang mengamalkan prinsip tauhid dalam kehidupan sehari-hari.

 

2. Iman

Iman adalah keyakinan dalam ajaran-ajaran Islam dan Nabi Muhammad sebagai Rasul Allah. Iman adalah salah satu dari lima rukun Islam yang harus diterima oleh umat Muslim dan dianggap sebagai dasar dari seluruh ajaran Islam. Iman diharapkan dapat meningkatkan kedekatan dengan Allah dan meningkatkan keimanan seseorang.

Secara umum, iman dibagi menjadi dua bagian yaitu iman dengan lisan dan iman dengan hati. Iman dengan lisan adalah mengakui dan menyatakan keyakinan seseorang dalam ajaran-ajaran Islam dan Nabi Muhammad sebagai Rasul Allah. Iman dengan hati adalah keyakinan seseorang yang benar-benar meyakini ajaran-ajaran Islam dan Nabi Muhammad sebagai Rasul Allah.

 

Iman juga dibagi menjadi 6 rukun yang harus diterima oleh umat Muslim, yaitu :

Iman kepada Allah, yaitu keyakinan bahwa Allah adalah Tuhan yang maha esa dan tidak ada Tuhan selain-Nya.

Iman kepada para malaikat, yaitu keyakinan bahwa para malaikat adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah dan memiliki tugas tertentu.

Iman kepada kitab-kitab Allah, yaitu keyakinan bahwa Al-Qur'an adalah kitab suci Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad dan kitab-kitab lain seperti Taurat, Injil, dan Zabur juga diturunkan oleh Allah.

Iman kepada rasul-rasul Allah, yaitu keyakinan bahwa para rasul Allah ditugaskan untuk menyampaikan wahyu Allah kepada umat manusia.

Iman kepada hari kiamat, yaitu keyakinan bahwa hari kiamat adalah hari dimana semua manusia akan dibangkitkan dari kubur dan diadili oleh Allah.

Iman kepada takdir, yaitu keyakinan bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini telah ditentukan oleh Allah dan merupakan bagian dari takdir-Nya.

Secara keseluruhan, iman adalah keyakinan dalam ajaran-ajaran Islam dan Nabi Muhammad sebagai Rasul Allah yang harus diterima oleh umat Muslim. Iman diharapkan dapat meningkatkan kedekatan dengan Allah dan meningkatkan keimanan seseorang. Umat Muslim diharapkan untuk menjadi pribadi yang mengamalkan iman dalam kehidupan sehari-hari dengan mengakui dan menyat

 

3. Taqwa

Taqwa adalah ketaatan dan kesalehan dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Taqwa diharapkan dapat meningkatkan kedekatan dengan Allah dan meningkatkan keimanan seseorang. Taqwa juga merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang harus diterima oleh umat Muslim dan dianggap sebagai dasar dari seluruh ajaran Islam.

Secara umum, taqwa didefinisikan sebagai sikap dan tingkah laku yang menunjukkan rasa takut kepada Allah dan berusaha untuk selalu berada dalam jalan yang dikehendaki-Nya. Taqwa diartikan sebagai ketaatan, kesalehan, rasa takut akan murka Allah, rasa cinta pada Allah, rasa takut akan azab Allah dan selalu waspada dari segala bentuk dosa.

Taqwa juga dikenal dengan istilah "Takwa" yang terdiri dari 3 pokok pikiran yaitu :

Rasa takut akan murka Allah, yaitu rasa takut akan azab Allah jika melakukan perbuatan yang dilarang oleh-Nya.

Rasa cinta pada Allah, yaitu rasa cinta dan kerinduan pada Allah yang diharapkan dapat menimbulkan keinginan untuk selalu menjalankan perintah-Nya.

Rasa takut akan azab Allah, yaitu rasa takut akan azab Allah jika melakukan perbuatan yang dilarang-Nya.

Secara keseluruhan, taqwa adalah ketaatan dan kesalehan dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya yang diharapkan dapat meningkatkan kedekatan dengan Allah dan meningkatkan keimanan seseorang. Umat Muslim diharapkan untuk menjadi pribadi yang mengamalkan taqwa dalam kehidupan sehari-hari dengan selalu waspada dari segala bentuk dosa dan selalu berusaha untuk berada dalam jalan yang dikehendaki Allah.

 

4. Adil

Adil adalah prinsip yang menekankan pada keadilan dalam melakukan sesuatu. Dalam agama Islam, adil dianggap sebagai salah satu nilai yang sangat penting dan harus diterapkan dalam segala aspek kehidupan. Adil merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang harus diterima oleh umat Muslim dan dianggap sebagai dasar dari seluruh ajaran Islam.

Secara umum, adil didefinisikan sebagai sikap dan tingkah laku yang menunjukkan kejujuran dan kesetaraan dalam melakukan sesuatu. Adil diartikan sebagai kejujuran, kesetaraan, keadilan, kebenaran, keadilan, dan kesamaan. Adil juga diartikan sebagai sikap yang menerapkan prinsip "tidak ada diskriminasi" dalam melakukan sesuatu.

Dalam agama Islam, adil diharapkan diterapkan dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam urusan pemerintahan, ekonomi, sosial, keluarga, hukum, dan lain sebagainya. Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur'an surah An-Nisa ayat 58, "Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri diantara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah (perselisihan itu) kepada Allah dan Rasul (Nya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya".

Secara keseluruhan, adil adalah prinsip yang menekankan pada keadilan dalam melakukan sesuatu yang dianggap sebagai salah satu nilai yang sangat penting dalam agama Islam dan harus diterapkan dalam segala aspek kehidupan. Umat Muslim diharapkan untuk menjadi pribadi yang mengamalkan adil dalam kehidupan sehari-hari dengan menerapkan prinsip kejujuran dan kesetaraan dalam melakukan sesuatu dan tidak ada diskriminasi.

5. Amanah

Amanah adalah prinsip tanggung jawab dalam agama Islam. Amanah menekankan bahwa setiap individu harus bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan dan harus menjaga amanah yang diberikan kepadanya. Amanah merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang harus diterima oleh umat Muslim dan dianggap sebagai dasar dari seluruh ajaran Islam.

Secara umum, amanah didefinisikan sebagai sikap dan tingkah laku yang menunjukkan kesediaan untuk bertanggung jawab atas sesuatu yang dipercayakan kepada seseorang. Amanah diartikan sebagai tanggung jawab, kepercayaan, kejujuran, kebenaran, keamanan, keadilan, tanggung jawab, dan kesetiaan.

Amanah juga dikenal dengan istilah "Amanat" yang terdiri dari beberapa jenis amanah yaitu :

Amanah dari Allah, yaitu amanah yang diberikan oleh Allah kepada manusia seperti menjaga tubuh, menjaga harta, dan menjaga akal pikiran.

Amanah dari sesama manusia, yaitu amanah yang diberikan oleh sesama manusia kepada kita seperti amanah dalam pekerjaan atau amanah dalam keluarga.

Amanah dari diri sendiri, yaitu amanah yang diberikan oleh diri sendiri kepada diri sendiri seperti amanah untuk menjaga kesehatan diri sendiri.

Secara keseluruhan, amanah adalah prinsip tanggung jawab dalam agama Islam yang menekankan bahwa setiap individu harus bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan dan harus menjaga amanah yang diberikan kepadanya. Umat Muslim diharapkan untuk menjadi pribadi yang mengamalkan amanah dalam kehidupan sehari-hari dengan selalu menjaga amanah yang diberikan kepadanya

Secara keseluruhan, 5 nilai-nilai dasar dalam Islam diharapkan dapat meningkatkan kedekatan dengan Allah dan menciptakan masyarakat yang harmonis dan damai melalui prinsip-prinsip seperti Tauhid, Iman, Taqwa, Adil dan Amanah. Umat Muslim diharapkan untuk menjadi pribadi yang baik dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan yang dilakukan, serta menjalankan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan yang ditentukan.


[Kelautan][twocolumns]

Tentang witjaksono.id

Website witjaksono.id ini dibuat untuk memperkenalkan seorang pengusaha muda sukses terkenal yaitu Mas Witjaksono. Di sini, Anda akan menemukan informasi mengenai latar belakang, prestasi, dan kontribusi yang telah dicapai oleh Mas Witjaksono. Selain itu, website ini juga menyajikan berbagai foto dan video yang menggambarkan kehidupan, karier, serta kegiatan sosial yang di lakukan Mas Witjaksono. Kami berharap bahwa melalui website ini, Anda akan lebih mengenal dan menyerap ilmu yang sudah Mas Witjaksono berikan. Dibawah ini kami akan memberikan informasi mengenai Witjaksono. Witjaksono, lahir di Pati, September 1981. Beliau merupakan Pengusaha Muda Sukses Indonesia, yang mempunyai puluhan perusahaan. Mas Witjaksono ataupun yang lebih akrab disapa Mas Witjak. Mas Witjaksono mulai dikenal banyak orang, khususnya para pebisnis muda. Mas Witjaksono banyak dikenal orang semenjak beliau sukses membesarkan 2 perusahaannya sampai go public. Mas Witjaksono sempat menceritakan gimana beliau mengawali bidang usaha dari modal‘ cuma’ 10 juta rupiah sampai berharga triliunan rupiah. Perjalanannya tidak gampang. Beliau awal kali tiba ke Jakarta dalam tahun 2004 sebab ditawari kegiatan di Australia oleh seseorang kawannya. Tetapi harapannya wajib karam sebab izin Mas Witjak ditolak dengan alibi tidak memiliki uang yang lumayan di dana buat menjamin kehidupan. Dari situlah Witjaksono termotivasi buat jadi pebisnis yang berhasil. Witjaksono ialah figur belia NU. Meski umurnya sedang terbilang masih muda, yaitu 40 tahun, tapi beliau sudah dipercaya menjabat bermacam posisi berarti di PBNU serta pula sebagian instansi serta komunitas yang lain. Beberapa instansi serta komunitas, antara lain sebagai berikut: 1. Ketua Umum SNNU (Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama) 2. Ketua Kornas Pertanian PBNU – Kementan 3. Wakil Ketua Pengusaha & Profesional Nahdliyin (P2N) 4. Ketua Pergerakan Kyai & Mubaligh NU 5. Wakil Ketua KADIN Jawa Tengah 6. Penasihat Komunitas Bisnis “Tangan Di Atas (TDA)” 7. Ketua Dewan Pembina Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia 8. Dewan Penasehat Asosiasi Petani Muda Indonesia (HTMI) 9. Wakil Sekjen Ikatan Alumni Universitas Diponegoro Di dalam sebuah seminar, Witjaksono pernah memberikan 3 Kunci Sukses yang wajib dimiliki jika ingin menjadi pebisnis, berikut 3 kunci sukses yang sudah kami rangkum: 1. Menjadi orang yang berani. “ Tak ada orang lembut yang berhasil. Yang berhasil tentu yang berani. Banyak saudara saya, salah satunya yang memiliki Sinar Mas, background- nya amat susah. Tetapi ia berani pada berperan,” kata Mas Witjaksono. Harus berani mengutip aksi yang berbahaya. Witjaksono mengutip ilustrasi pada perihal hutang. Baginya hutang pula amat berarti serta berfungsi besar pada menaikkan aset yang beliau punya. 2. Pembagian porsi dalam dewan direktur harus jelas Wajib terdapat leader biar industri tidak tercerai- berai.“ Semacam suatu negeri, jika pejabat- pejabatnya ribut, masyarakatnya tentu akan ikut ribut juga. Yang jadi korban tentu warga serta pegawai,” kata Mas Witjaksono. 3. Harus bisa akuntansi. Ilmu akuntansi sangat penting menurut Mas Witjaksono. Minimal seseorang CEO bisa membaca informasi keuangan. Tidak wajib ahli akuntansi, tidak wajib bisa membuat laporannya. Bila belum bisa, minimal harus bisa baca novel pengantar ilmu akuntansi. Tujuannya merupakan supaya tidak dibohongi pegawai.“ Ilmu akuntansi itu berarti! Tidak bisa jadi CEO serta konglomerat tidak mengerti akuntansi, minimal CEO serta konglomerat tentu bisa membaca informasi ataupun jurnal,” tutupnya. Itulah sedikit cerita tentang Witjaksono Sang Pengusaha Muda Sukses Indonesia. Mudah-mudahan berguna serta bisa diaplikasikan oleh para calon pebisnis agar berhasil.