Perang Uhud

Perang Uhud
 Perang Uhud

Perang
 adalah suatu peristiwa yang akan mewarnai sejarah kehidupan dan peradaban manusia di muka bumi ini. Peristiwa perang biasanya terjadi dengan alasan adanya perselisihan antara dua belah pihak yang tidak mau mengalah terhadap suatu kepentingan. Baik itu kepentingan politik, ekonomi, sosial dan lain-lain.

Setelah terjadinya perang-perang melawan kaum Quraisy pada perang-perang sebelumnya. Terjadi lagi perang yang melawan kemusyirakan, yaitu perang melawan kaum Quraisy pada perang Uhud. Bagaiman kisah nya ? mari kita lihat sedikit.

Perang Uhud merupakan sebuah perang yang terjadi pada bulan Syawal yakni di tahun ketiga Hhijriah. Ketika terjadi perang ini, Rasulullah SAW memiliki pasukan berjumlah 650 pasukan infantri ditambah 200 pasukan dengan kendaraan. Adapun kendaraan yang digunakan dalam perang tersbut oleh pengikut Nabi Muhammad SAW berupa onta, kuda, maupun hewan tunggang lainnya yang bertujuan untuk menghadapi musuh umat muslim yakni 3000 orang musyrik yang dipimpin oleh pemimpin kaum Quraisy yakni Abu Sufyan.

Perang Uhud ini merupakan perang yang juga diinisiasi oleh kekalahan kaum Quraisy dari umat Islam sehingga menyatakan balas dendam. Perang uhud terjadi di jabal Uhud dimana memiliki bukit yang terdapat nilai sejarah penting dalam kebudayaan islam secara historis. Di bukit Jabal ini, peperangan terjadi dengan sangat memilukan. Pasukan muslimin yang dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad SAW melakukan pertumpahan darah dengan saling bertempur habis-habisan menyerang kaum musyrik dari Kota Makkah.

Jabal Uhud menjadi saksi dimana terjadi kepiluan dalam sejarah Islam terkait perang yang dilakukan oleh Rasulullah. Pada perang ini, ratusan sahabat Nabi Muhammad diketahui gugur denganmati syahid. Adapun sosok yang gugur dalam perang Uhud ini seperti paman Rasulullah, Hamzah bin Abdul Muthalib yang gugur dan kemudian dimakamkan di Jabal Uhud. Bahkan, Nabi Muhammad SAW mengatakan, kaum Muslimin yang gugur dan dimakamkan di Uhud tak memperoleh tempat lain kecuali ruhnya berada pada burung hijau yang melintasi sungai Surgawi. Burung-burung itu memakan makanan dari buah-buahan yang ada di taman surga, dan tak akan pernah kehabisan makanan.

Adapun faktor yang menjadi penyebab dalam kekalahan perang Uhud yakni, dari sisi jumlah pasukan kaum Muslimin kalah jauh dibandingkan kaum musyrik Quraisy. Dari segi jumlah yang kalah banyak inilah kaum muslimin menjadi kewalahan sehingga dapat memicu kekalahan. Tidak hanya itu, kekalahan pada perang Uhud juga terjadi karena sebagai pasukan muslim diketahui melanggar perintah Nabi Muhammad SAW sebagai panglima perang. Hal tersebut menyebabkan terjadinya kerusuhan dan ketidakkompakkan sehingga kekuatan umat muslim tidak begitu kuat untuk melawan kaum musyrik Quraisy.

Dengan kekalahan umat muslim ini yang dapat dipelajari adalah, senantiasa agar kita mnaati perintah rasul dan Allah. Agar selamat dijalannya. Jadi apakah kamu sudah menaati perintah Allah dan menghindari laranganNya ? 

[Kelautan][twocolumns]

Tentang witjaksono.id

Website witjaksono.id ini dibuat untuk memperkenalkan seorang pengusaha muda sukses terkenal yaitu Mas Witjaksono. Di sini, Anda akan menemukan informasi mengenai latar belakang, prestasi, dan kontribusi yang telah dicapai oleh Mas Witjaksono. Selain itu, website ini juga menyajikan berbagai foto dan video yang menggambarkan kehidupan, karier, serta kegiatan sosial yang di lakukan Mas Witjaksono. Kami berharap bahwa melalui website ini, Anda akan lebih mengenal dan menyerap ilmu yang sudah Mas Witjaksono berikan. Dibawah ini kami akan memberikan informasi mengenai Witjaksono. Witjaksono, lahir di Pati, September 1981. Beliau merupakan Pengusaha Muda Sukses Indonesia, yang mempunyai puluhan perusahaan. Mas Witjaksono ataupun yang lebih akrab disapa Mas Witjak. Mas Witjaksono mulai dikenal banyak orang, khususnya para pebisnis muda. Mas Witjaksono banyak dikenal orang semenjak beliau sukses membesarkan 2 perusahaannya sampai go public. Mas Witjaksono sempat menceritakan gimana beliau mengawali bidang usaha dari modal‘ cuma’ 10 juta rupiah sampai berharga triliunan rupiah. Perjalanannya tidak gampang. Beliau awal kali tiba ke Jakarta dalam tahun 2004 sebab ditawari kegiatan di Australia oleh seseorang kawannya. Tetapi harapannya wajib karam sebab izin Mas Witjak ditolak dengan alibi tidak memiliki uang yang lumayan di dana buat menjamin kehidupan. Dari situlah Witjaksono termotivasi buat jadi pebisnis yang berhasil. Witjaksono ialah figur belia NU. Meski umurnya sedang terbilang masih muda, yaitu 40 tahun, tapi beliau sudah dipercaya menjabat bermacam posisi berarti di PBNU serta pula sebagian instansi serta komunitas yang lain. Beberapa instansi serta komunitas, antara lain sebagai berikut: 1. Ketua Umum SNNU (Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama) 2. Ketua Kornas Pertanian PBNU – Kementan 3. Wakil Ketua Pengusaha & Profesional Nahdliyin (P2N) 4. Ketua Pergerakan Kyai & Mubaligh NU 5. Wakil Ketua KADIN Jawa Tengah 6. Penasihat Komunitas Bisnis “Tangan Di Atas (TDA)” 7. Ketua Dewan Pembina Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia 8. Dewan Penasehat Asosiasi Petani Muda Indonesia (HTMI) 9. Wakil Sekjen Ikatan Alumni Universitas Diponegoro Di dalam sebuah seminar, Witjaksono pernah memberikan 3 Kunci Sukses yang wajib dimiliki jika ingin menjadi pebisnis, berikut 3 kunci sukses yang sudah kami rangkum: 1. Menjadi orang yang berani. “ Tak ada orang lembut yang berhasil. Yang berhasil tentu yang berani. Banyak saudara saya, salah satunya yang memiliki Sinar Mas, background- nya amat susah. Tetapi ia berani pada berperan,” kata Mas Witjaksono. Harus berani mengutip aksi yang berbahaya. Witjaksono mengutip ilustrasi pada perihal hutang. Baginya hutang pula amat berarti serta berfungsi besar pada menaikkan aset yang beliau punya. 2. Pembagian porsi dalam dewan direktur harus jelas Wajib terdapat leader biar industri tidak tercerai- berai.“ Semacam suatu negeri, jika pejabat- pejabatnya ribut, masyarakatnya tentu akan ikut ribut juga. Yang jadi korban tentu warga serta pegawai,” kata Mas Witjaksono. 3. Harus bisa akuntansi. Ilmu akuntansi sangat penting menurut Mas Witjaksono. Minimal seseorang CEO bisa membaca informasi keuangan. Tidak wajib ahli akuntansi, tidak wajib bisa membuat laporannya. Bila belum bisa, minimal harus bisa baca novel pengantar ilmu akuntansi. Tujuannya merupakan supaya tidak dibohongi pegawai.“ Ilmu akuntansi itu berarti! Tidak bisa jadi CEO serta konglomerat tidak mengerti akuntansi, minimal CEO serta konglomerat tentu bisa membaca informasi ataupun jurnal,” tutupnya. Itulah sedikit cerita tentang Witjaksono Sang Pengusaha Muda Sukses Indonesia. Mudah-mudahan berguna serta bisa diaplikasikan oleh para calon pebisnis agar berhasil.