Kisah Rasul Zaman Perang Khandaq

Kisah Rasul Zaman Perang Khandaq
 Kisah Rasul Zaman Perang Khandaq

Pada zaman Nabi, kaum-kaum penyekutu Allah sangatlah banyak. Sehingga banyak perang yang terjadi untuk melawan kemusyrikan yang terjadi pada saat itu. Perang ini masih terjadi dimadinah yang mana peering ini masih di pimpin oleh rasullah dalam memerangi kaum-kaum musyrik. Perang apakah ? apakah rasullah dan umat muslimin berhasil untuk memenangkan perang tersebut ? mari kita simak berikut ini.

Perang Khandaq merupakan perang yang terjadi pada bulan Syawwal tahun 5 Hijriah. Ketika berlangsung perang Khandaq atau Ahzab ini, kaum muslimin diketahui menghadapi pasukan Ahzab yangmana menjadi sekutu dari kaum golongan Yahudi Bani Nadir dan kaum musyrik Quraisy. Alasan terjadinya perang ini adalah kaum mereka tidak terima ketika diusir oleh Rasulullah SAW dari Madinah ke tanah Khaibar.

Untuk itu, kaum Ahzab kemudian melakukan perjalanan menuju Mekkah dan berkumpul dengan sekutunya yakni pembesar kaum Quraisy. Kaum Ahzab un kemudian membujuk kaum Quraisy untuk melakukan peperangan dengan Nabi Muhammad SAW dan pasukannya dimana mereka memberikan janji pada kaum Quraisy untuk menolong kaum Quraisy dalam melancarkan tujuan ini. Hal inilah yang kemudian menjadi faktor yang mendorong kaum Quraisy untuk menyetuji usulan yang ditawarkan.

Pada perang khandaq ini, umat Quraisy dipimpin oleh Abu Sufyan sedangkan pada orang Gathafan panglimanya adalah Uyaynah  Ibu Hisn Ibnu Badr dengan jumlah total pasukan yang bersekutu mencapai 10.000 pasukan. Pada perang Khandaq ini, kedua pasukan berlangsung pertempuran yang sengit, namun perang ini berhasil dimenangkan oleh umat muslim yakni dikuatkan oleh Ali bin Abi Thalib. Tidak lama setelah itu, Amr bin Wadd yang menerima keklahan memutuskan untuk kembali ke Mekkah dengan membawa kekalahan di pundak mereka. Pada perang Khandaq ini Nabi Muhammad masih memimpin pasukan muslim Madinah, sedangkan pada pasukan sekutu dipimpin oleh Abu Sufyan. Pada perang Khandaq, kaum muslimim menerapkan strategi pertahanan parit untuk menghalau kedatangan musuh. Kaum muslimin pun dengan aktif menggali parit pada bagian utara wilayah Madinah selama 6 haru berturut-turut.

Setelah pernah kalah dalam perang Uhud, umat muslimin dan Rasullah kembali menang tas izin Allah dalam perang Khandaq untuk memerangi kaum musyrik yang menyekutukan Allah SWT, masha Allah sugguh besar Allah dengan kuasaNya. 

[Kelautan][twocolumns]